Catatan kecil

Akankah di masa depan Aku bisa terus ikhlas, sabar seperti ini, sementara dia mengingat yang lain? mimpi dengan yang lain? melihat yang lain? menyimpan yang lain, sampai kapankah ini akan berlangsung? Aku tidak bisa dan tidak mungkin meminta dia untuk supaya melupakannya. Akankah dia mengerti apa yang Aku rasakan? Aku bukan manusia super, Aku juga tidak bisa berlaku pintar sepanjang waktu, setiap hari Aku juga punya kebodohan yang kadang susah untuk diterima akal sehat, dengan segala kekurangan yang ada, Aku berani mencintai, Aku bersedia membayar harga dari mencintai sesorang, Aku bersedia menanggung rasa sakit yang luar biasa, Aku mampu untuk tetap hidup meski rasa perih ini terus menjalar, Aku masih memiliki rasa takut akan kehilangan dalam hidup, dari semua pembelajaran yang telah Aku terima, berkembang menjadi sebuah bentuk kepasrahan. dimana Aku merasa tidak memiliki kemampuan untuk membuat segalanya menjadi mungkin. Dimana Aku tidak berani untuk mengatakannya. dan ini adalah pilihan terakhir yang Aku miliki, mencintai dalam kepasrahan, tanpa meminta. meski sangat susah dan hamper mustahil bagi Aku untuk tidak mengingatnya. Diam untuk mencari sebuah jalan keluar yang mustahil. Diam untuk menimbang sebuah konsekuensi dari rasa yang harus dipendam, hanya dalam diam Aku menyayanginya.

Leave a comment

Filed under Corat-coret

Jika

Jika seorang wanita berbicara denganmu sambil menatapmu sampai ke dalam matamu, secara tidak langsung dia ingin mengatakan kepadamu bahwa dia ingin memasuki kehidupanmu dan ada di hari-harimu

Jika seorang wanita tidak bosan-bosannya mengingatkanmu untuk makan, mengingatkanmu untuk hal-hal yang menurutmu sepele dia tidak sedang berusaha menjadi ibu yang mengaturmu, dia hanya ingin memberimu perhatian

Jika seorang wanita mulai jengkel saat kamu terlalu asik dengan hobi atau dengan teman-temanmu dia tidak sedang menjadi seorang yang egois, dia hanya ingin sedikit perhatian darimu

Jika seorang wanita mulai marah-marah tanpa sebab dan berbicara tidak karuan dia sedang menginginkan sesuatu tetapi tidak tahu bagaimana cara mengatakannya kepadamu

Jika seorang wanita mulai berteman dekat dengan teman-temanmu dia tidak sedang berniat ingin tahu dan mencampuri urusanmu. dia hanya ingin mengenal lingkunganmu dan ingin merasa diterima oleh teman-temanmu

Jika seorang wanita mulai dekat dengan pria lain dan dia secara terang-terangan memberitahumu dia tidak sepenuhnya ingin meninggalkan atau melupakanmu. dia hanya sedang mencari sosok dirimu dalam diri orang lain. dan sebenarnya dia hanya ingin kamu merasa sedikit cemburu

jika seorang wanita ingin kamu melakukan sesuatu untuknya dan menyuruhmu berjanji untuknya dia ingin melihat kesungguhanmu untuk benar-benar menepati janjimu, bukan orang lain, bahkan bila orang lain bisa memberikan yang lebih darimu

Jika seorang wanita menertawakan kesalahan atau kekonyolanmu, dia tidak sedang menertawakan kebodohanmu, dia hanya mencoba mengenal dan melihat sisi lain dari dirimu, dan mencoba menerima kekuranganmu

Jika seorang wanita melihat seseorang yang disayanginya sedang berjuang meraih sesuatu dia sebenarnya tidak akan hanya diam. dia mengkhawatirkanmu keadaanmu. dia berusaha menjadi penyemangatmu, membangunkanmu terlalu pagi, dan tidak pernah berhenti berdoa untuk keberhasilanmu

Jika wanita sedang menghadapi masalah dan yang bisa dia lakukan hanyalah diam yang dia butuhkan sebenarnya bukan kata-kata penghibur darimu. yang benar-benar dia inginkan hanyalah kamu ada bersamanya, dan menemaninya di sampingnya

Leave a comment

Filed under Corat-coret

Wanitamu

Kadang kala sosokNYA sangat mulia sampai-sampai dia tak perduli dengan luka yang kau berikan untuknya di kala sosoknya tak anggun tapi percayalah dia mampu menghangatkan jiwamu hari kemarin itu.

DIA SELALU MENANGIS saat kau memupukkan duka di sela harinya, bukan dia cenggeng dan sok manja di depanmu tapi itulah batas kemampuannya.

DIA SELALU SEDIH saat kau bertingkah acuh tak acuh padanya, bukan dia kekanak-kanakan tapi batinnya sering merasa di anak tirikan.

DIA SELALU KECEWA saat kau bertingkah kasar dan angkuh padanya, bukan dia tak mampu untuk mengkasarimu hanya saja pribadinya sudah menyatu dengan hatinya untuk jangan menertawaimu.

DIA SELALU MERASA ASING untukmu saat kau bertingkah sehari penuh tak mengabarinya, bukan dia tak mandiri tapi dia sudah terbiasa lalui harinya denganmu.

DIA WANITAMU yang mampu terus memaafkanmu meski kesalahanmu berulang kali terjadi,

DIA WANITAMU yang terus saja menunggumu yang selalu gelisah di siang hari dan susah tidur di malam hari hanya untuk menunggu kabar darimu.

DIA WANITAMU yang terus memengang janjimu meski beberapa janji yang di buatnya kau ingkari lagi, lagi dan lagi.

DIA WANITAMU yang kan membelahmu saat mereka berkata “dia tak cocok untukmu” dan dia kan menjawab “insyallah dia kan jadi halal dan terbaik untukku dan untuknya”

DIA WANITAMU yang kan trus menyemangatimu, saat kau sadar keadaan merusak hidupmu dan kau sejenak sadar yang menghargaimu, mencintaimu, menyayangimu,  dan kan memberikanmu keluarga yang utuh

DIA WANITAMU  sadarilah itu Tuhan memberimu berjuta macam bahagia saat kau sadar untuk bisa meletakkan waktu berhargamu untuknya dan saat kau sadar betapa berharganya dia untuk kau tak sia-siakan .

Leave a comment

Filed under Corat-coret

JANGAN JADIKAN AKU ISTRIMU!!!

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti dengan alasan bosan kamu berpaling pada perempuan lain kamu harus tahu meski bosan mendengar suara dengkurmu, melihatmu begitu pulas, wajah mantan yang terlihat begitu sempurnapun tak mengalihkan pandanganku dari wajah lelahmu setelah bekerja seharian.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu enggan hanya untuk mengganti popok anakmu ketika dia terbangun tengah malam. Sedang selama Sembilan bulan aku harus selalu membawanya di perutku, membuat badanku pegal dan tak lagi bisa tidur sesukaku

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kita tidak bisa berbagi baik suka dan sedih dan kamu lebih memilih teman perempuanmu untuk bercerita. Kamu harus tahu meski begitu banyak teman yang siap menampung curahan hatiku, padamu aku hanya ingin berbagi dan aku bukan hanya teman tidurmu yang bisa diajak bercerita sebagai seorang sahabat.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu langsung tertidur setelah kita bercinta. Kamu harus tahu aku menikmati kebersamaan denganmu dan mendengar rayuan gombalmu yang lebih terdengar lucu daripada romantis adalah saat-saat yang kutunggu.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti dengan alasan sudah tidak ada kecocokan kamu mencari perempuan yang lain. Kamu tahu betul, kita memang berbeda dan bukan persamaan yang menyatukan kita tapi komitmen bersama.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu memilih tamparan dan pukulan untuk memperingatkan kesalahanku. Sedang aku tidak tuli dan masih bisa mendengar kata-katamu yang lembut tapi berwibawa.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti setelah seharian bekerja kamu tidak segera pulang dan memilih bertemu teman-temanmu. Sedang seharian aku sudah begitu lelah dengan cucian dan setrikaan yang menumpuk dan aku tidak sempat bahkan untuk menyisir rambutku, anak dan rumah bukan hanya kewajibanku karena kamu menikahiku bukan untuk jadi pembantu tapi pendamping hidupmu dan jika boleh memilih aku akan memilih mencari uang dan kamu di rumah saja sehingga kamu akan tahu bagaimana rasanya.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu lebih sering di kantor dan berkutat dengan pekerjaanmu bahkan di hari minggu daripada meluangkan waktu bersama keluarga. Aku memilihmu bukan karena aku tahu aku akan hidup nyaman dengan segala fasilitas yang bisa kamu persembahkan untukku. Harta tidak pernah lebih penting dari kebersamaan kita membangun keluarga karena kita tidak hidup untuk hari ini saja.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu malu membawaku ke pesta pernikahan teman-temanmu dan memperkenalkanku sebagai istrimu. Meski aku bangga karena kamu memilihku tapi takkan kubiarkan kata-katamu menyakitiku. Bagiku pasangan bukan sebuah trofi apalagi pajangan, bukan hanya seseorang yang sedap dipandang mata tapi menyejukkan batin ketika dunia tak lagi ramah menyapa. Rupa adalah anugerah yang akan pudar terkikis waktu dan pada saat itu kamu akan tahu kalau pikiran dangkal telah menjerumuskanmu.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu berpikir akan mencari pengganti ketika tubuhku tak selansing sekarang. Kamu tentunya tahu kalau kamu juga ikut andil besar dengan melarnya tubuhku karena aku tidak lagi punya waktu untuk diriku sedang kamu selalu menyempatkan diri ketika teman-temanmu mengajakmu berpetualang.

Aku mohon jangan buru-buru menjadikan aku istrimu, jika saat ini kamu masih belum bisa menerima kekurangan dan kelebihanku. Sedang seiring waktu kekurangan bukan semakin tipis tapi tambah nyata dan kelebihanku mungkin akan mengikis kepercayaan dirimu. Kamu harus tahu perut buncitmu tak sedikitpun mengurangi rasa cintaku dan prestasimu membuatku bangga bukan justru terluka.

Leave a comment

Filed under Corat-coret

Angin Malam

Angin malam tolong tanyakan padanya

Kemana hilangnya senyuman manisnya yang membuat hatiku tenang,

Kemana hilangnya kerlingan mata yang membuat ku tersenyum,

Kemana hilangnya pelukan hangat yang membuat ku merasa nyaman,

Kemana hilangnya ciuman lembut yang membuat hati ku berdebar,

Kemana hilangnya kejahilan yang selalu membuat ku tertawa,

Kemana hilangya keceriaan diwajahnya

Aku hanya bisa bertanya pada angin malam akan semua jawaban itu semua

Leave a comment

Filed under Corat-coret

DiMeNSi

Aku tidak sedang berada di sebuah dimensi yang sulit untuk diterawang
aku disini, dalam sebuah elegi, yang lepas sepertinya mereka bilang harus diberlalukan, tapi sangat sulit untuk direhabilitasi

Melakukan itu tak semudah mengatakan, butuh kesungguhan hati, dan kamu tahu, kesungguhan hati itu perlu ujian agar bisa kamu nilai, sebenarnya itu kokoh atau hanya sebuah permainan yang sedang kamu coba susun untuk mendapatkan yang kamu inginkan , lalu mencampakkannya begitu saja tanpa penghargaan sama sekali jika itu tak sesuai keinginanmu

Kapal itu bukan kapal mainan yang dicoba untuk dinaiki , kapal itu KITA rancang, buat dan akan membawa kita jauh ke tempat Mulia, berkumpul bersama dengan kebahagiaan hakiki yang tak terbatas waktu

Tanpa sengaja ku lihat coretan hatimu waktu itu

Aku juga pernah memutuskan tetap berada di posisi ini, melalui proses sebuah usaha keras dalam setiap sujud-sujud khusyuk ku, setelah sejenak pernah mencoba pergi, hanya karena “Aku percaya pada Mu duhai Allah Pemilik segala hati-hati manusia” untuk sebuah niat penyempurnaan hiasan kapal sehingga layak dan pantas berlabuh di tempat Mulia itu dan membangun sebuah istana indah bersama hiasan pernak pernik yang nanti kelak akan kita ciptakan, pastinya tanpa menyusahkan orang-orang yang seharusnya selalu kita bahagiakan, bukan kamu caci maki ketika kesungguhan hati yang kamu punya sedang diuji…
Niat itu “Lillahita’ala”
Niat itu simple, tapi tak semudah melakukannya…

Aku tak seperti kamu yang hampir tak terhitung menjalin kasih, seharusnya aku memang mesti belajar padamu bagaimana mencampakkan ke tong sampah sesuatu yang sudah membuatmu tak nyaman

Aku memang sulit belajar hal itu…
sorry, I feel like every stuff have a memory, karena semua yang aku punya sangat sulit untuk aku dapatkan…Aku tak mendapatkan semuanya dengan mudah… itu kemandirian yg diajarkan perempuan mulia itu padaku…
Aku masih berada ddimensi yang sulit untuk di rehabilitasi, dan mungkin tidak untukmu, tapi ini lantas bukan berarti aku tak rela kau menjadikan ku volunteer dalam pencarian jati dirimu yang kesekian kali…
ini yang kita sebut “pengorbanan”
Dan setiap pengorbanan, ada ketulusan… itu balasan seimbangnya…aku sudah dapat terjemahannya dari keping-keping perjalanan yang semuanya menjadi sangat berarti seperti aliran syukur yang mulai bergelantungan di dalam arwana

AllahSWT tak pernah lalai, aku percaya itu, Dia tunjukkan satu persatu tabir kepura-puraan yang dikamuflase oleh tirai tebal yang hampir kedap suara, betapa hati waktu itu sangat dibutakan sehingga membawa ku ke sebuah jurang terdalam dari kenistaan yang menodai diri sendiri…

Entah mengapa waktu itu hatiku Allah butakan, begitu pekat, hitam dan sangat buruk rupa, sehingga menganggap setiap orang punya alasannya sendiri tentang fase-fase terburuk yang pernah kamu lalui dan saat itu entah mengapa aku begitu terhipnotis, seolah-olah merasa kasihan dengan perjalanan dan kisah hidupmu yang kamu alunkan terpapar begitu tragis…

Allah SWT yang menuntun hatiku untuk mencoba mendengarkan setiap alasan-alasan mereka yang sempat waktu itu tertutup tirai kedap dan sedang melantunkan nyanyian syahdu berwarna pink muda melalui telinga, begitu menghipnotis dan percaya terhadapmu, dibanding alasan-alasan mereka….

Aku hanya bisa percaya pada-Mu, ketika setiap alasan-alasan itu justru mencerca lirih hingga akhirnya Allah SWT sendiri yang membunuh benih-benih kepercayaan ku padamu yang sedang aku pupuk, yang nantinya sebagai harga mati bagi seorang pemimpin yang akan merengkuhku menuju dermaga mulia
Allah SWT tak pernah diam, setelah pertengkaran ego yang membuncah, karakter yang bergemuruh, ritme yang menyanyikan alunan denting kematian, serta caci maki yang keluar dari mulut kotor seorang pecundang yang hanya mampu menyalahkan orang lain dari setiap kesalahan yang terjadi,,,

Begitu mudahnya keluar dari mulut kotornya Fitnah yang seenaknya diumumkan pada khayalak  ramai… Na’uzubillah
Pupus sudah ikrar yang pernah di ucapkan itu untuk lebih baik bersama
Hancur sudah design kapal setengah jadi yang sedang akan kita siapkan, agar tak perlu merepotkan orang-orang tersayang kita dalam mempersiapkan untuk kita naiki bersama kelak
Hilang semua di tiup hawa gersang hati setiap kesungguhan yang pernah ada

Bagaimana mungkin, seseorang yg nanti sebagai pemimpin yg punya harga mati merengkuhmu ke sebuah tempat menuju kebahagiaan hakiki, memfitnah dengan perkataan yang tidak benar.

Aku tak pernah meminta cintamu, sungguh, aku hanya minta saat terdekat kita berada pada saat terdekat kita dengan Nya…

Tapi apa yg terjadi? Saat setiap gemuruh menyahut denting kekhufuran, kau jujur bahwa tak pernah melibatkan Tuhan ketika memutuskan menjalani dg ku…ini sebuah pernyataan yang menyia-nyiakan, sehingga luntur sudah kata-kata manis dulu yg keluar bahwa “aku bersyukur pernah berada disampingmu”
Semua hanya tinggal kata manis, yg tak pernah bisa dipertangggjawabkan

kecemasan-kecemasanku yang berlebih itu terjawab sudah…
Pada-Mu aku memohon ampun untuk perkara hitam yang sudah berlalu ini ya Allahu, pemilik segala yang ada di semesta …
Saat melangkahkan kakiku menuju revolusi baru, mencari ketulusan yang imbang keberadaannya, aku ingin jujur kepada semesta… bahwa aku tak sebersih dulu lagi…
Tapi azzam di dalam diri telah membuncah untuk segera hijrah, bersemi mematangkan nurani merengkuh keberkahan Ilahi
Semoga hujan bisa menghapus noda itu…hanya itu satu-satunya sisa harapanku saat ini…

Menjelang akhir minggu terakhir dibulan ke Sepuluh sembah syukurku bisa tetap menjadi lebih berguna disetiap detak nadi…
untuk mu orang-orang tersayangku… dan seorang perempuan mulia yang dikakinya terdapat kebahagiaan yang aku yakin akan aku menangkan, tak peduli persepsi orang tentang arti kebahagiaanmu yang sebenarnya, yang pasti aku mengikuti kata hatiku untuk jujur pada semesta

biarlah Allah SWT saja yang menuntun langkah, karena hidup punya proposal yang akan kamu pertanggungjawabkan setiap detil pertanyaannya yang tak kan bisa kamu sanggah baik itu ttg segala kebenarannya dan segala kesalahannya…
aku tak akan pernah pergi sebelum duduk mempertangungjawabkan semuanya
aku akan belajar memaafkan setiap kejadian menyakitkan itu
Aku percaya, orang baik hanya untuk orang baik
Dan orang baik tak pernah untuk orang yang mencoba-coba menjadi baik…

1 Comment

Filed under Corat-coret

Trauma

Perempuan, butuh waktu yang lebih lama mengobati “trauma”, apalagi itu pertama kali dalam hidupnya…suatu saat kamu pasti tahu rasanya, sejarah pasti akan berulang, jika blm bisa dipertanggungjawabkan..

Leave a comment

Filed under Corat-coret